INILAH PETUALANGANKU DI BALIK KETERBATASAN (Part 3)

   Bulan September 2023 lalu saya sudah mulai aktif di perkuliahan di Universitas Nias. Tentunya di masa PKKMB saya menemukan pengalaman baru dan hal - hal baru yang belum pernah saya temui semasa di SMK NEGERI 1 SOGAE'ADU. Di kampus saya pro - aktif ikut organisasi baik eksternal dan internal, tetapi ada hal yang konyol saat pertama saya mulai ikut organisasi eksternal kampus berupa saya gagal masuk karna menurut saya seleksi yang di buat saat itu terlalu ekstrim dan larut malam hingga saat itu saya memutuskan untuk gagal dan tidak melanjutkan ke tahap selanjutnya. 

   Di balik itu semua di mana momen yang cukup berkesan bagi saya saat itu di pertemukan dengan senior yang merupakan juga aktivis kampus berkehendak membentuk sebuah Forum Kemahasiswaan, tentunya dalam perbincangan dengan beberapa juga teman - teman Mahasiswa sekitar 10 orang saat itu menyatukan dan membulatkan tekat untuk mendirikan Forum Mahasiswa Kabupaten Nias yang dimana 10 orang pendiri salah satunya saya termasuk di dalamnya dan di percayakan menjadi Sekretaris Umum. Ini merupakan hal yang cukup tidak masuk akal karna saya saat itu masih semester 1 dan tentunya masih minim pengalaman di organisasi yang di luar kendali sekolah/universitas. 

   Pada 8 Desember 2023 lalu semua pengurus Forum Mahasiswa Kabupaten Nias di lantik dan resmi di deklarasikan di telinga masyarakat. ada banyak kegiatan yang sudah di lakukan dan tentunya saya juga membagi waktu di perkuliahan sembaring ikut organisasi. Ada banyak hal yang tidak kita tahu akan terjadi, tentunya saya di kampus juga ada momen yang cukup masih saya ingat betul saat masih semester 1 saat saya bermasalah dengan salah satu dosen terkait masalah waktu keterlambatan masuk mata kuliah, singkat cerita karna saya di kelas adalah Komisaris tingkat yang bertanggung jawab di kelas tentu yang berdebat adalah saya sendiri dan akhirnya saat itu memang hubungan relasi dengan dosen tersebut beberapa bulan sedikit kurang membaik tetapi saya tidak pernah menyerah memikirkan bagaimana caranya agar relasi bisa baik lagi. 

   Saat akhir semester 1 relasi saya dengan dosen tersebut kembali membaik dan saya meminta maaf saat itu bila ada salah kata dan ucapan yang pernah saya sampaikan dan dosen itu menerimanya. Keterbatasan pengalaman tidak membuatku menyerah untuk terus berpikir dengan jernih dalam menyelesaikan sebuah agenda masalah, pelajaran yang tentunya perlu ada dalam jiwa kita bila ingin memimpin kedepannya yaitu keterbukaan, paham dengan situasi dan menguasai karakter lingkungan sekitar. Kejadian itu semua saya terapkan sebagai Langkah untuk bisa menjadi pemimpin hebat di masa depan karna mahasiswa tanpa pengalaman adalah mahasiswa yang hanya tahu masuk kampus dan pulang kampus saja. Ada banyak kisah yang masih belum saya bagikan dan ini akan terus berlanjut di kisah part 4 terus ikuti Cerita Anak Pelosok berjuta cerita berbeda dan tantangan di daerah pelosok.


Foto Saat PKKMB
Kenangan Setelah Lulus
September 2023


Foto Bersama Saat Pelantikan dan Deklarasi
Pengurus Forum Mahasiswa Kabupaten Nias
(FORMAN)
8 Desember 2023






© 2024 ‧ Blogger | Cerita Anak Pelosok | Pedoman Media Siber Power  

Komentar